Antara Erotisme dan Pornografi: Sebuah Catatan Filosofis Oleh:Gadis Arivia
Selasa,1 Juni 2004 Antara Erotisme dan Pornografi: Sebuah Catatan Filosofis Oleh: Gadis Arivia Manusia berbicara, bekerjasama, mencipta, membangun dan bekerja untuk berproduksi serta mengakumulasi pertukaran modal, membentuk sebuah masyarakat, hukum-hukum, institusi-institusi yang semuanya didasari oleh fenomena rasio yang dominan—sebagai prinsip unik dari beraktifitas di dunia publik. Namun di sisi lain, pengalaman manusia juga diperoleh dari sisi estetik dimana secara alami tumbuh kenikmatan-kenikmatan tertentu yang dirasakan manusia. Kenikmatan-kenikmatan tersebut mengakar pada desire, adanya sebuah rangsangan yang mengakibatkan sebuah kesadaran akan sesuatu hal atau orang lain. Desire memberikan sebuah dasar untuk kenikmatan seksual yang dirasakan mahluk rasional. Kenikmatan seksual merupakan bagian dari mahluk rasional bukan saja sebagai bagian dari keinginan untuk “mendapatkan segala desire seksual” akan tetapi menjadi bagian dari keseharian dan kebutuhan tubuh. Ke...